This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Kehamilan. Show all posts
Showing posts with label Kehamilan. Show all posts

Tuesday, 1 March 2016

7 Tanda-tanda Awal Kehamilan yang Harus Anda Ketahui

7 Tanda-tanda Awal Kehamilan yang Harus Anda Ketahui

Sebelum Anda menyadari bahwa Anda sedang hamil biasanya tubuh Anda akan memberikan pertanda dan sinyal-sinyal yang memberitahukan bahwa Anda sedang hamil. Hal ini karena kehamilan membawa banyak perubahan fisiologis yang terjadi pada seorang wanita. Banyak sekali wanita yang mengabaikan tanda-tanda awal pada kehamilan, mungkin karena disebabkan kurangnya pengetahuan akan tanda-tanda kehamilan atau juga mereka mungkin masih bingung mana tanda-tanda kehamilan dan mana yang tidak. Oleh karena itu banyak wanita yang gagal untuk mengenali tanda-tanda awal kehamilan, sehingga banyak wanita yang mengalami keguguran pada awal kehamilan. Di sisi lain mereka hanya melihat satu tanda-tanda kehamilan saja, yaitu terlambat datangnya menstruasi. Namun, terlambatnya menstruasi janganlah dijadikan patokan bahwa Anda sedang hamil. Anda harus bisa mengenali tanda kehamilan lainnya untuk memastikan bahwa Anda benar-benar hamil. Berikut adalah beberapa gejala awal kehamilan yang harus Anda ketahui.

1. Terlambat menstruasi

Ketika Anda melakukan hubangan seks tanpa menggunakan kondom dimana organ reproduksi Anda sudah matang dan pada waktu berikutnya Anda sudah tidak menstruasi lagi, hal ini bisa dijadikan indikator kemungkinan Anda sedang hamil. Menstruasi yang terhenti adalah gejala yang paling umum dari kehamilan karena dinding bagian dalam rahim mulai menebal untuk membantu implan telur yang akan dibuahi di dinding rahim, yang berarti perdarahan menstruasi Anda akan berhenti untuk membantu janin tumbuh di dalam rahim. Wanita yang memiliki siklus menstruasi yang teratur akan dapat memahami hal ini. Namun, keterlambatan dalam menstruasi jangan diartikan sebagai kehamilan, mungkin ada alasan lain mengapa Anda tidak menstruasi seperti gangguan hormon dan stress. jika Anda sudah tidak menstruasi lagi, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kehamilan Anda.

2. Mual dan muntah

Merasa mual dan ingin muntah merupakan tanda-tanda umum yang menunjukkan bahwa Anda sedang hamil. Rasa mual bisa terjadi karena hormon HCG meningkat sehingga menyebabkan rasa pedih pada sekitar lapisan perut, hal inilah yang membuat rasa mual muncul. Rasa mual yang biasanya muncul di pagi hari seringkali disebut dengan morning sickness. Rasa mual ini akan menghilang dengan sendirinya ketika Anda memasuki kehamilan pada trimester kedua. Jika Anda masih mengalami rasa mual pada trimester kedua, sebaiknya Anda memeriksakan kesehatan Anda mengenai hal ini.

3. Payudara yang menyakitkan

Payudara yang lembut dan penggelapan pada puting adalah salah satu tanda kehamilan. Hal ini terjadi karena kenaikan hormon yang disebabkan oleh implantasi embrio, sehingga Payudara akan terasa sakit dan nyeri bila disentuh. Selain itu payudara akan berubah bentuk menjadi lebih besar karena akan menghasilkan ASI untuk menyusui sang bayi.

4. Mengidam

Mengidam jenis makanan tertentu merupakan sesuatu yang biasa terjadi selama kehamilan. Wanita yang sedang hamil biasanya mendapatkan dorongan untuk memakan makanan tertentu yang jarang mereka makan. Mengidam merupakan hasil dari ketidakseimbangan dalam pola makan, jadi dengan memakan makanan kecil selama trimester pertama dapat membantu Anda mencegah mengidam. Ahli gizi percaya bahwa hal ini bisa diatasi dengan pola makan yang seimbang. 

5. Sering buang air kecil

Keinginan untuk buang air kecil yang meningkat bisa menjadi indikasi bahwa Anda sedang hamil. Hal  ini dikarenakan janin yang tumbuh di dalam rahim membutuhkan ruang yang lebih luas, sehingga kandung kemih di dalam tubuh menjadi tertekan. Akibat dari penekanan tersebut membuat kandung kemih lebih cepat di penuhi urine dan membuat Anda jadi lebih sering untuk buang air kecil. Peningkatan hormon kehamilan juga bisa menjadi faktor buang air kecil lebih sering.

6. Mudah lelah

Tanda-tanda kehamilan selanjutnya yang bisa Anda rasakan adalah Anda menjadi mudah lelah. Rasa lelah membuat Anda hanya ingin bersantai saja di rumah dan tidak ingin melakukan aktivitas apapun di luar rumah. Peningkatan hormon progesteron yang mungkin menyebabkan Anda mudah mengalami rasa lelah. Selain itu, penyebab lain dari rasa lelah mungkin dikarenakan oleh penurunan kadar gula darah atau tekanan darah.

7. Keputihan

kejadian umum lain pada awal kehamilan adalah keluarnya cairan yang berdarah pada 10-12 hari setelah terjadinya ovulasi. Hal ini adalah fenomena biasa yang terjadi ketika sel telur telah dibuahi ke dalam (dinding rahim) endometrium. Hal ini biasanya disebut dengan 'implantasi spotting'.

Jika Anda merasakan perubahan ini di dalam tubuh Anda, gunakanlah alat tes kehamilan yang bisa Anda beli di apotik untuk memastikan kehamilan Anda agar lebih akurat. Atau Anda bisa pergi ke rumah sakit untuk menanyakan kehamilan Anda dengan dokter kandungan.

Thursday, 25 February 2016

10 Hal Yang Harus Anda Waspadai Selama Kehamilan.

yang harus Anda waspadai selama kehamilan, yang harus Anda hindari selama kehamilan

Ketika Anda sedang hamil berhati-hatilah dengan segala hal yang Anda lakukan setiap hari. Mulai dari pola makan sampai dengan melakukan aktivitas sehari-hari, semuanya memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda. Namun, ada banyak sekali mitos seputar kesehatan seorang ibu hamil yang kadang-kadang membuat Anda kebingungan. Masih ada beberapa hal yang sebaiknya harus Anda hindari sepenuhnya selama kehamilan dan menambahkannya kedaftar yang tidak harus Anda lakukan. Sonali Shivlani seorang pembimbing bersertifikat internasional mencantumkan beberapa aktivitas kehamilan yang tidak aman dan yang Anda harus jauhi  selama sembilan bulan kehamilan. Berikut 10 hal yang harus Anda waspadai selama kehamilan.

1. Mengonsumsi alkohol

Ketika Anda meminum alkohol selama masa kehamilan, Anda tidak tahu seberapa banyak takaran yang berbahaya untuk ibu hamil dan belum ada panduan yang ditetapkan mengenai konsumsi alkohol bagi ibu hamil. Namun, banyak penelitian dan pengamat telah menghasilkan kesimpulan bahwa meminum alkohol selama kehamilan bisa menyebabkan cacat lahir bada bayi, seperti contohnya pertumbuhan janin yang buruk, keterbelakangan mental dan ketidakmampuan untuk belajar. Bahkan, meminum alkohol secara berlebihan selama kehamilan dikaitkan dengan suatu kondisi yang disebut dengan sindrom alkohol janin pada bayi.

2. Merokok

Jika Anda sedang hamil sebisa mungkinlah Anda untuk menghindari asap rokok karena hal ini bisa menyebabkan persalinan yang prematur dan pecah ketuban dini pada ibu. Asap rokok juga menyebabkan asupan oksigen yang terbatas bagi janin, berpengaruh terhadap perkembangan organ tubuh bayi, meningkatkan risiko cacat bawaan, dan mengurangi berat badan atau ukuran bayi pada saat lahir. Salah satu penelitian juga menunjukkan bahwa ibu hamil yang merokok dapat menyebabkan purbetas dini pada anak laki-laki dan untuk anak perempuan kemungkinan akan meningkatkan keterhantungan obat secara signifikan.

3. Penyalahgunaan obat-obatan

Penggunaan obat-obatan seperti kokain, ganja, dll dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada janin sebelum dilahirkan. Obat-obatan tersebut bisa menembus plasenta dan menyebabkan gangguan pada fungsi pembuluh darah plasenta yang berfungsi untuk mensuplai oksigen maupun makanan bagi janin. Hal ini dapat mengakibatkan berat badan bayi rendah pada saat lahir dan berbagai komplikasi lainnya sebelum dan setelah melahirkan.

4. Mandi air panas dan sauna

Penggunaan berlebihan dari sauna, uap panas dan kolam air hangat sangatlah tidak baik untuk wanita yang mengandung. Bahkan penggunaan berlebihan air panas di kawasan batang tubuh dapat mengakibatkan rahim menjadi panas dan dalam kasus yang ekstrim dapat mengakibatkan kematian pada janin. Sebuah studi menunjukkan bahwa paparan berlebihan terhadap panas melalui mandi air panas atau sauna, terutama selama trimester pertama, dapat meningkatkan risiko cacat tabung saraf pada bayi.

5. Latihan yang berlebihan

Latihan atau berolahraga dalam jumlah sedang sangat dianjurkan selama masa kehamilan, tapi jika Anda melakukan latihan atau berolahraga secara berlebihan, hal ini akan membuat detak jantung Anda melebihi 160 denyut per menit yang mengakibatkan bayi kekurangan oksigen. Hal  tersebut bisa mengarah ke hipoksida janin yang berarti bahwa oksigen yang menuju ke otak janin dibatasi, sehingga bisa mengkibatkan kerusakan pada otak.

6. Melakukan pijatan di rumah

Pergi ke spa yang tukang pijatnya sudah terlatih dan profesional, hal ini akan membuat Anda baik-baik saja untuk melakukan pemijatan. Tapi jika Anda menyuruh pembantu dirumah Anda untuk melakukan pemijitan, berhati hati-hatilah karena akan memungkinkan Anda mempunyai risiko yang buruk pada janin Anda. Jika pemijatan dilakukan oleh terapis yang tidak terlatih, hal ini bisa memicu terjadinya penekanan pada titik rahim tertentu yang dapat mengakibatkan kontraksi pada persalinan yang bisa berujung pada kelahiran yang prematur.

7. Berdiri berjam-jam

Berdiri selama berjam-jam dapat mengakibatkan varises serta edema (akumulasi abnormal cairan) di kaki dan lutut. Cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan cara beristirahat, duduk dan berbaring saat hamil.

8. Paparan radiasi Sinar X

Banyak yang menyarankan ibu hamil untuk menghindari radiasi sinar-x karena hal ini dapat berkontribusi terhadap cacat lahir pada janin, kecuali bila perut Anda dilindungi dengan celemek paparan radiasi. Radiasi sinar-x juga dapat menyebabkan kerusakan genetik, kematian intrauterin dan, juga bisa menimbulkan penyakit yang berbahaya pada janin.

9. Stres yang berlebihan

Stres bisa memicu terjadinya berbagai macam masalah dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan bayi. Penelitian telah menunjukkan bahwa ibu hamil yang sedang mengalami stres berlebihan dapat mengakibatkan sistem kekebalan tubuh bayi menjadi lemah pada saat bayi sudah berusia 6 bulan. sebuah penelitian juga telah menunjukkan bahwa stres sebelum melahirkan yang disebabkan oleh ketegangan dalam berhubungan, hal ini bisa mengubah perkembangan mental sang bayi dan dapat menyebabkan anak menjadi merasa takut sampai batas tertentu saat usia dewasa.

10. Pola makan yang tidak seimbang

Pola makan yang tidak seimbang akan membuat perkembangan janin tidak optimal dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan ibu. Ibu yang sedang hamil akan mengalami kesulitan untuk menghilangkan lemak diperut pada saat pasca-kelahiran.

Saturday, 20 February 2016

6 Tips Sederhana Untuk Menurunkan Lemak Perut Pasca-kehamila

cara menurunkan lemak di perut setelah melahirkan

Banyak sekali wanita yang berusaha keras untuk menurunkan berat badannya pasca-kehamilan, terutama untuk menghilangkan lemak di perut, hal ini merupakan tantangan terberat bagi kebanyakan wanita. Namun, ada beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan lemak di perut dengan cepat. Rita Bakshi, ahli kandungan di International Fertility Centre, memberikan beberapa tips sederhana untuk membantu wanita menurunkan lemak di  perut dengan cepat, berikut beberapa tipsnya:

1. Mengonsumsi buah-buahan segar

Untuk menurunkan lemak di perut, aturan yang baik adalah dengan mengonsumsi makanan yang alami dan produk-produk yang lebih segar. Misalnya, memakan buah-buahan sesering mungkin. Sebuah studi yang dilakukan di Universitas Negeri Rio de Janeiro, Brasil menyimpulkan bahwa dengan mengonsumsi buah-buahan segar hal ini dapat menurunkan berat badan pada wanita yang baru saja melahirkan. Dalam studi ini, wanita dibagi menjadi tiga kelompok dan masing-masing kelompok diperintahkan untuk mengonsumsi apel dan gandum tiga kali sehari. Setelah 12 minggu mereka mengamati bahwa kelompok yang mengonsumsi buah-buahan mengalami penurunan yang signifikan pada tingkat glukosa dalam darah mereka dibandingkan dengan wanita yang mengonsumsi gandum. Kelebihan glukosa dalam aliran darah akan diubah menjadi lemak yang akan digunakan di masa depan. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang dapat mengontrol kadar glukosa dalam darah Anda sangatlah penting untuk proses menghilangan lemak di perut. Disinilah buah-buah memiliki peran penting dalam hal ini, namun ketika Anda ingin menyimpan buah-buahan janganlah menaruh mereka dikulkas untuk waktu yang lama, karena hal itu mungkin akan menghilangkan zat antioksidan di dalam buah.

2. Mengkonsumsi makanan yang Anda masak sendiri

Jika Anda seorang ibu yang sedang berusaha untuk menurunkan berat badan, mulailah menghabiskan waktu lebih sering untuk memasak di rumah. karena dengan memasak di rumah Anda hal ini akan membantu Anda memakan makanan segar dan sehat yang membuat Anda mengonsumsi kalori lebih sedikit. Sebuah studi yang dilakukan oleh National Health dan Nutrition Examination Survey menyimpulkan bahwa makanan yang dimasak dirumah akan membantu menurunkan berat badan karena tidak mengandung bahan pengawet, zat aditif, dan kandungan lemak yang lebih sedikt dibandingkan dengan makanan olahan. Namun, ketika Anda lebih memilih untuk memasak dirumah hindarilah penambahan pewarna buatan atau zat aditif dalam masakan Anda.

3. Mengonsumsi sayuran yang berbeda-beda jenis

Dengan mengonsumsi sayuran  dan buah-buahan yang berbeda jenis tidak hanya baik untuk tubuh Anda, tetapi juga membawa variasi dalam diet Anda. Namun, jangan berlebihan memakan satu jenis sayuran tertentu. Cobalah untuk memakan banyak jenis sayuran, hal ini akan membawa keseimbangan dalam pola makan Anda. Jika Anda memakan banyak jenis sayuran, Anda mungkin akan mendapatkan banyak vitamin dari sayuran yang Anda makan. Jadi untuk menyeimbangkan diet Anda, cobalah untuk menghindari makanan yang sama setiap hari dalam seminggu.

4. Mengunyah makanan Anda

Mengunyah makanan Anda merupakan kegiatan yang sangat penting untuk mendapatkan kembali bentuk badan Anda. Mengunyah makanan dengan baik akan memastikan Anda membatasi jumlah asupan kalori yang masuk kedalam tubuh Anda dan mengunyah makanan Anda sampai halus juga akan membantu proses pencernaan makanan di dalam tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengunyah makanan mereka secara menyeluruh sebelum menelannya, mereka akan mengonsumsi lebih sedikit kalori dan akan membuat mereka merasa kenyang. Hal ini akan membuat mereka berhenti untuk makan yang berlebihan dan juga menghindari kalori yang berlebihan di dalam tubuh mereka.

5. Lakukan beberapa latihan

Jika kebiasaan pola makan Anda sudah benar tetapi lemak dalam tubuh Anda belum turun, itu berarti Anda harus melakukan beberapa aktivitas fisik untuk memaksimalkannya. Namun, sebelum Anda melakukan aktivitas fisik pasca-kehamilan, konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter Anda agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Mulailah latihan fisik dengan berjalan cepat dan sedikit demi sedikit Anda dapat melanjutkannya ke latihan yang lain untuk meningkatkan kekuatan dan kelenturan. Mengembalikan perut kebentuk semula merupakan proses yang cukup membosankan, sehingga Anda harus memiliki kesabaran dalam melakukan latihan fisik.

6. Berlatih yoga

Berlatih yoga dengan teknik pranayama  akan membantu Anda menurunkan berat badan lebih awal dari apa yang Anda pikirkan. Berlatih yoga juga dapat membantu Anda melawan baby blues yaitu suatu kondisi dimana Anda mengalami rasa sedih dan khawatir pasca melahirkan. Sehingga dengan berlatih yoga akan membuat Anda makan lebih baik dan memotivasi diri Anda untuk berolah raga. Untuk memulai latihan Anda bisa bergabung dengan kelas yoga dan memulainya dengan teknik-teknik dasar, hal ini sangat baik untuk kesehatan fisik dan mental Anda.


Sunday, 14 February 2016

Inilah yang Harus Anda Lakukan dan Tidak Boleh Anda Lakukan Pada Trimester Pertama Kehamilan

yang harus dilakukan pada trimester pertama, yang tidak boleh dilakukan pada trimester pertama kehamilan

Tiga bulan pertama pada masa kehamilan Anda sangatlah penting untuk diperhatikan. Selama fase ini organ utama bayi Anda sedang berkembang dan tubuh Anda mengalami banyak perubahan fisiologis yang akan mendorong persalinan menjadi lancar. Pada fase ini, seorang ibu hamil juga rentan terhadap keguguran, hal itu bisa terjadi tergantung pada kesehatan ibu, perilaku, dan kebiasaannya. Berikut ini adalah apa saja yang harus Anda lakukan dan yang tidak boleh Anda lakukan untuk memastikan kesehatan janin selama trimester pertama pada kehamilan.


Berikut adalah apa yang perlu Anda lakukan selama tiga bulan pertama kehamilan Anda :

1. Makan dengan benar

Menurut Naini Setalvad, seorang ahli gizi dan konsultan obesitas yang terkenal, mengatakan Anda harus menyertakan berbagai macam makanan seperti biji-bijian dan kacang-kacangan dalam pola makan Anda. Jika Anda adalah seorang yang bukan vegetarian konsumsilah daging, telur, dan ikan secukupnya untuk meningkatkan asupan protein Anda. Memadukan seluruh buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang mengandung banyak serat akan memungkinkan Anda memiliki janin yang sehat.

2. Mengonsumsi kalsium dari berbagai sumber makanan

Pastikanlah bahwa Anda sudah mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium. Kalsium penting untuk perkembangan otot, saraf, dan juga pembentukan tulang pada bayi Anda. Kalsium juga dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi selama kehamilan. Konsumsilah 600 ml susu setiap hari yang mengandung kalsium untuk memenuhi kebutuhkan tubuh Anda.

3. Jangan lewatkan vitamin D

Dapatkanlah vitamin D melalui makanan seperti kuning telur, sarden, tuna, salmon, susu, minyak hati ikan, atau bisa juga melalui paparan sinar matahari. Hal ini akan membantu menjaga kadar kalsium dan fordor dalam tubuh Anda. Kurangnya mengonsumsi makanan tersebut dapat menyebabkan bayi Anda kekurangan vitamin pada saat lahir dan akan meningkatkan risiko pertumbuhan tulang yang tidak normal atau perkembangan fisik yang tertunda.

4. Meningkatkan asupan asam lemak omega-3

Omega-3 asam lemak sangat diperlukan untuk perkembangan otak,saraf, dan mata bayi Anda. Sumber yang baik untuk mendapatkan asam lemak omega-3 yaitu berasal dari biji rami dan ikan.

5. Mengonsumsi zat besi dan suplemen asam folat

Asam folat sangatlah penting selama pra-konsepsi dan fase awal kehamilan karena tulang belakang dan saraf sel janin sedang berkembang. Kekurangan folat dapat menyebabkan cacat pada pembuluh saraf atau memiliki bentuk tulang belakang yang berbeda pada saat perkembangan bayi, peristiwa ini dikenal sebagai spina bifida. Hal tersebut memiliki dampak seumur hidup pada anak. Untuk ibu, asam folat sangatlah penting karena bertanggung jawab untuk pembangunan sel-sel darah yang akan membuat kita terhindar dari anemia. Dengan kadar hemoglobin yang tepat, seorang ibu hamil dapat menyehatkan janin sehingga bisa berkembang dengan baik. Suplemen asam folat juga membantu ibu menangani gejala kehamilan seperti keletihan dan kelelahan. Anda bisa mendapatkan sumber asam folat alami yang banyak dari sayuran hijau, biji bunga matahari, kacang tanah, tauge, dan kacang kedelai.

Untuk zat besi kecukupan gizi yang dianjurkan pada wanita dewasa normalnya 21 mg / hari dan selama kehamilan adalah 35 mg / hari. Zat besi diperlukan untuk membuat darah bayi serta untuk menjaga kadar zat besi pada ibu. Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi suplemen zat besi selama kehamilan dapat mengurangi risiko anemia dan berat lahir rendah pada bayi. Anda bisa mendapatkan sumber zat besi dari sayuran hijau, biji wijen, kacang polong, jaggery, daging, ikan dan telur.

6. Memastikan kenaikan berat badan yang sehat

Berapa banyakah berat badan yang harus Anda dapatkan selama kehamilan? Hal itu tergantung pada indeks massa tubuh atau BMI (berat badan Anda dibagi dengan kuadrat dari tinggi badan Anda) sebelum Anda hamil. Untuk pertumbuhan secara optimal pada bayi Anda, Anda harus mendapatkan sekitar 0.5-2 kg pada trimester pertama. berat badan selama kehamilan membantu menyehatkan bayi dan mengakumulasikan kalori untuk menghasilkan susu ketika Anda akan memberikan ASI.

berat badan tidak konsisten atau terlalu sedikit, dapat mempengaruhi bayi Anda. Mendapatkan sangat sedikit berat badan selama kehamilan dapat menyebabkan kelahiran prematur dan berat badan yang rendah pada bayi Anda. Hal ini juga dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan dan masalah kesehatan yang kronis pada bayi Anda.

Sebaliknya, menempatkan berat badan Anda yang terlalu banyak dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi (pre-eklampsia) dan diabetes gestasional. Hal ini juga dapat menyebabkan bayi kelebihan berat badan atau obesitas yang mungkin mengharuskan Anda melahirkan secara sesar. Anda juga mungkin akan memiliki kecenderungan untuk mempertahankan  berat badan Anda setelah melahirkan.

7. Berolahraga secara teratur

Studi mengatakan bahwa wanita yang berolahraga pada saat hamil, kecil kemungkinannya untuk melahirkan secara sesar. Dan wanita yang melakukan olahraga berjalan selama tiga kali dalam seminggu, bisa mengurangi risiko mereka memiliki bayi yang berat setengah. Olahraga juga menurunkan kemungkinan terkena diabetes yang hanya berdampak pada wanita hamil. Namun, hindarilah latihan yang berat, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum memulai Aktifitas berolahraga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

8. Melakukan pemeriksaan secara teratur

Dengan melakukan pemeriksaan pada kehamilan, hal ini akan membantu mendeteksi masalah lebih awal dan dapat dicegah dalam kebanyakan kasus. Lakukanlah tes darah dan USG secara rutin selama kehamilan. Tes darah dapat menentukan jenis darah Anda dan juga membantu untuk terhindar dari infeksi, anemia, dll. Jika Anda berada dalam kategori yang berisiko tinggi  Anda mungkin akan melakukan tes darah untuk menyaring kelainan genetik. Sedangkan ultrasonografi dapat digunakan untuk memvisualisasikan janin dalam kandungan Anda, sekitar empat setengah minggu setelah periode menstruasi terakhir Anda (LMP). Hal ini dapat memberitahukan Anda berapa minggu kehamilan Anda dan seberapa sehat bayi Anda. Anda mungkin dapat melihat detak jantung bayi Anda, tujuh minggu setelah haid terakhir. Ultrasonografi juga dapat membantu untuk mendeteksi cacat lahir tertentu.

9. Meningkatkan asupan cairan Anda

volume darah perlu ditingkatkan selama kehamilan untuk mempermudah mengirim oksigen dan nutrisi ke bayi Anda dan juga Anda. Meminum banyak cairan  juga dapat mencegah dehidrasi dan sembelit.

10. Membatasi asupan kafein

Dalam beberapa penelitian, mengonsumsi kafein dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko keguguran. Tingginya kadar kafein juga telah dikaitkan akan memiliki bayi dengan berat badan yang rendah. Cara terbaik untuk mengurangi atau meninggalkan minuman berkafein secara keseluruhan yaitu dengan cara beralih ke minuman tanpa kafein sebagi gantinya. Namun, mengonsumsi kafein dalam jumlah sedikit sepertinya tidak akan membahayakan bagi bayi Anda



Apa yang Anda tidak harus lakukan selama trimester pertama

Berikut adalah hal-hal yang harus Anda tinggalkan selama tiga bulan pertama kelahiran Anda :

1. Hindari paparan polusi lingkungan

Kita dihadapkan banyak sekali polutan yang berbahaya setiap hari. Mencoba menghindari polutan adalah satu-satunya yang bisa kita lakukan. Terkena produk pembersih rumah tangga atau zat-zat kimia yang mengandung racun berbahaya akan dapat beresiko terhadap kesehatan bayi Anda. Maka dari itu, bersihkanlah sayuran atau buah-buahan secara menyeluruh untuk menghilangkan zat beracun dan pestisida. Zat beracun atau pestisida telah dikaitkan dengan cacat tabung saraf, cacat anggota badan, dll.

Menurut sebuah penelitian, perempuan yang terkena peningkatan kadar polusi udara (asap) dalam tiga bulan pertama kehamilan akan memungkinkan terkena risiko komplikasi seperti pre-eklampsia dan kelahiran secara prematur. Studi lain mengklaim bahwa wanita hamil yang meminum air bekas arsenik(zat kimia) dapat memiliki peluang mengalami infeksi saluran pernafasan pada bayi yang baru dilahirkan.

2. Hindari obat tanpa resep

Obat-obatan yang Anda minum akan melewati plasenta dan masuk kedalam aliran darah bayi Anda. Oleh karena itu, Anda sebaiknya mengetahui keamanan obat yang Anda minum selama kehamilan terutama pada trimester pertama. Beberapa obat tertentu seperti obat antiepilepsi dapat menyebabkan cacat genetik pada bayi. Jika Anda sekarang sedang menggunakan obat, konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter Anda tentang keamanan obat tersebut. Dokter Anda akan menggantinya dengan obat yang lebih ringan sehingga tidak akan mempengarungi perkembangan pada bayi Anda.

3. Berhati-hati dengan makanan yang Anda konsumsi

Makanan yang harus Anda hindari selama kehamilan antara lain adalah makanan mentah, keju, seafood dan telur mentah. Makanan tersebut kemungkinan bisa menjadi sumber parasit dan bakteri berbahaya. Infeksi bakteri dapat mengakibatkan keracunan makanan yang parah. Jauhilah makanan laut yang mengandung merkuri tinggi karena hal itu dapat merusak perkembangan sitem saraf, menyebabkan keterlambatan perkembangan, dan juga dapat merusak otak.

4. Berhentilah merokok

Perokok pasif atau aktif selama kehamilan akan meningkatkan risiko masalah kesehatan. Ketika Anda sedang merokok, bayi yang belum lahir akan terpengaruh oleh bahan kimia dari asap rokok Anda. Hal itu akan memungkinkan meningkatnya risiko dini pecah kantung ketuban, plasenta previa (suatu kondisi dimana plasenta ditempatkan dalam posisi yang tidak biasa di dalam rahim), keguguran, dan kematian bayi baru lahir. Ibu yang merokok selama kehamilan akan memiliki kadar nikotin yang sama dalam aliran darah, dengan bayi yang baru lahir. Mengunyah tembakau selama kehamilan juga akan menurunkan usia kehamilan pada kelahiran dan menurunkan berat badan bayi ketika sudah lahir.

5. Hindari minuman beralkohol

Terlalu banyak minum alkohol akan mengganggu perkembangan mental dan fisik sang bayi, atau yang dikenal sebagai sindrom alkohol janin. Hal ini diketahui dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan dari gangguan perilaku sampai gangguan IQ. Hal ini juga dapat menjadi faktor terhadap gangguan attention deficit hyperactivity (ADHD) pada anak-anak.

6. Hindari stres yang berlebihan

Tingkat stres yang tinggi dapat mempengaruhi kesehatan bayi yang belum lahir dan memperbesar peluang Anda mengalami keguguran. Stres dan depresi akan merangsang produksi hormon tertentu dalam tubuh yang dapat menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi suplai oksigen ke dalam rahim yang akan berpengaruh pada pertumbuhan bayi Anda.

7. Berhenti diet

Jika Anda melakukan diet pada saat hamil, Anda mungkin akan kekurangan zat besi, asam folat, vitamin dan mineral sehingga dapat merugikan Anda dan juga bayi Anda.

8. Hindari bak air panas dan sauna

jauhkanlah diri Anda dari sauna dan kolam air panas. Hal tersebut telah dikaitkan dengan peningkatan risiko keguguran. Air panas atau sauna dapat meningkatkan suhu tubuh inti Anda yang dapat menyebabkan dehidrasi dan mengancam perkembangan janin Anda.

Tuesday, 9 February 2016

3 Tes Untuk Memastikan Kehamilan Anda


cara tes kehamilan, alat tes kehamilan


Jika Anda melakukan hubungan seks tanpa menggunakan kondom, segeralah cek status Anda dengan tes kehamiln. Sekitar enam sampai dua belas hari setelah pembuahan, penanaman sel telur yang telah terbuahi di dalam dinding rahim akan terjadi. Human chorionic gonadotropin (hGC) yang diproduksi oleh sel-sel telur yang telah dibuahi (blastokista) akan terbentuk dengan cepat di dalam tubuh Anda. Ada berbagai pilihan yang tersedia untuk memastikan kehamilan Anda, yaitu dengan cara mendeteksi hormon di dalam urin dan darah. Kehamilan juga dapat di deteksi dengan cara ultrasonografi. Berikut adalah beberapa tes yang dapat membantu Anda mengetahui tentang status kehamilan Anda.


1. Melakukan Tes Urin Untuk Mengecek Kehamilan

Mengecek kehamilan dengan tes urin bisa dilakukan di klinik dokter atau dirumah. Melakukan tes urin pada kehamilan jauh lebih mudah dan mempunyai keakuratan sekitar 97%. Untuk mendapatkan hasil yang paling akurat disarankan untuk melakukan tes ini setidaknya seminggu setelah terlambat haid dan lakukanlah pengetesan di pagi hari ketika urin Anda sangat terkonsentrasi. Mengikuti petunjuk sangatlah penting pada alat tes kehamilan ini. Alat tes yang Anda miliki mungkin memiliki strip pengujian atau dipstick. Untuk tes strip perlu dilakukan dalam aliran urin dan untuk dipstick perlu dicelupkan ke dalam sampel urin. Jika Anda sedang hamil maka daerah di ujung strip atau dipstick akan berubah warna.

Beberapa perangakat tes kehamilan munkin memiliki perangkat uji dengan stik tes. Untuk perangkat dengan stik tes, Anda perlu mengumpulkan urin di dalam gelas dan mengambil beberapa tetes urin dengan pipet lalu menempatkannya ke dalam stik tes yang telah disebutkan di dalam petunjuk. Perubahan warna pada stik tes menunjukkan bahwa Anda sedang hamil. Jika Anda mendapatkan hasil negatif itu berarti Anda sedang tidak hamil. Segeralah konfirmasi hasil tes dengan dokter Anda untuk mendapatkan penjelasan secara detail.

Sebuah Tes Negatif Palsu

Kadang-kadang terdapat kasus dimana sebenarnya Anda mungkin sedang hamil tetapi hasil tes alat kehamilan menunjukkan negatif. Hal ini munkin bisa saja terjadi, ketika pengujian yang dilakukan terlalu awal sehingga mendeteksi hCG dengan tes urin akan kurang sensitif. Hormon hGC baru bisa terdeteksi setelah implantasi terjadi, 6 sampai 12 hari setelah ovulasi. Tanggal ovulasi bisa sangat tidak terduga dan bisa terjadi di hari yang berbeda pada setiap siklus, bahkan lebih jika Anda memiliki siklus yang tidak teratur. Untuk mendapatkan ide yang lebih akurat tentang kapan untuk melakukan tes, gunakan cara yang berbeda seperti mencatat suhu basal tubuh, ovulasi prediktor kit (OPKs), dll untuk menentukan masa ovulasi.

2. Melakukan Tes Kehamilan Dengan Darah

Meskipun tes darah lebih akurat dan dapat mendeteksi kehamilan lebih awal dari tes urine, kebanyakan orang kurang sering mengunakannya. Tes darah bisa dilakukan di klinik dokter atau di laboratorium. Tes darah bisa mendeteksi kehamilan enam sampai tujuh hari setelah ovulasi, tapi itu butuh waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasilnya. Ada dua jenis tes kehamilan dengan darah yaitu:
Kualitatif tes hCG: Pengetesan ini hanya mendeteksi ada atau tidak adanya hCG pada awal 10 hari setelah Anda kehilangan konfirmasi apakah Anda hamil atau tidak. Tes ini mungkin tidak mendeteksi kehamilan sampai tiga atau empat hari setelah implantasi.
Kuantitatif uji hCG: Tes ini mengukur jumlah atau konsentrasi hCG, bahkan tingkat yang sangat rendah, di dalam darah Anda. Masalah seperti kehamilan ektopik dapat dideteksi dengan tes ini.

3. Menggunakan Ultrasonografi Untuk Mengecek Kehamilan

Ultrasonografi dapat digunakan untuk memvisualisasikan janin dalam kandungan Anda, sekitar empat setengah minggu setelah periode menstruasi terakhir Anda (LMP). Hal ini dapat memberitahu Anda berapa minggu kehamilan Anda dan seberapa sehat bayi Anda. Anda mungkin dapat mendengar detak jantung bayi Anda ketika tujuh minggu setelah haid terakhir.